Puisi Menyesal

Articles

Puisi Menyesal di Ujung Senja

Ahmad

Menyesal di Ujung Senja Dulu, aku terlalu sibuk mengejar cahaya,hingga lupa betapa hangatnya genggaman tanganmu.Kupikir waktu adalah teman yang setia,ternyata ia hanya singgah, lalu berlalu.

TamuBetMPOATMKebahagiaan Lewat Kejutan MenguntungkanAhli Kode Mahjong Wins 3 Beri Bocoran EksklusifRahasia Pancingan 7 Spin