Apakah Anda merasa frustrasi dengan skor Structure atau Grammar TOEFL yang tak kunjung membaik? Atau mungkin Anda bingung harus memulai dari mana untuk memperkuat fondasi bahasa Inggris Anda demi meraih skor impian? Anda tidak sendirian. Banyak calon peserta TOEFL menghadapi tantangan serupa.
Kabar baiknya, Anda sudah berada di jalur yang tepat! Artikel ini dirancang khusus untuk Anda yang aktif mencari solusi praktis dan mendalam tentang cara meningkatkan skor Structure/Grammar TOEFL. Mari kita selami strategi yang terbukti efektif.
Secara sederhana, bagian Structure/Grammar dalam TOEFL (terutama pada TOEFL ITP yang sering digunakan untuk keperluan lokal dan beasiswa) menguji kemampuan Anda dalam mengenali kalimat yang benar secara tata bahasa, mengidentifikasi kesalahan, dan melengkapi struktur kalimat yang tepat.
Meskipun TOEFL iBT tidak memiliki bagian Structure terpisah, pemahaman grammar yang kuat adalah tulang punggung untuk meraih skor tinggi di bagian Reading, Writing, dan Speaking.
1. Pahami Format dan Tipe Soal Structure/Grammar TOEFL
Langkah pertama untuk memenangkan ‘pertempuran’ adalah dengan mengenali ‘medan perangnya’. Anda perlu memahami betul jenis-jenis soal yang akan muncul di bagian Structure/Grammar.
Biasanya, ada dua tipe utama:
a. Soal Melengkapi Kalimat (Sentence Completion)
- Anda akan disajikan sebuah kalimat yang memiliki satu bagian kosong. Tugas Anda adalah memilih opsi jawaban yang paling tepat untuk melengkapi kalimat tersebut agar menjadi benar secara tata bahasa.
- Contoh: “The __________ of the city is known for its beautiful architecture.” (A) historic district (B) districts historic (C) district historically (D) historically district. Jawaban yang benar adalah (A) karena membutuhkan noun phrase yang tepat.
b. Soal Mengidentifikasi Kesalahan (Error Identification)
- Anda akan melihat sebuah kalimat dengan empat kata atau frasa yang digarisbawahi. Tugas Anda adalah menemukan mana di antara yang digarisbawahi tersebut yang salah secara tata bahasa.
- Bayangkan Anda adalah seorang detektif bahasa yang mencari ‘pelanggaran’ aturan grammar.
- Seringkali, kesalahan tersembunyi pada penggunaan tenses, subjek-verb agreement, pronoun, parallelism, atau preposisi.
Dengan memahami kedua format ini, Anda bisa lebih fokus saat berlatih dan tidak terkejut di hari H tes.
2. Bangun Fondasi Grammar yang Kuat, Bukan Sekadar Menghafal Aturan
Mempelajari grammar bukan hanya tentang menghafal rumus, melainkan memahami bagaimana setiap komponen bekerja bersama untuk membentuk kalimat yang koheren.
Anggaplah grammar seperti fondasi sebuah bangunan. Semakin kuat fondasinya, semakin kokoh bangunan tersebut.
a. Kuasai Tenses dan Aspeknya
- Ini adalah salah satu area yang paling sering menguji. Pastikan Anda mengerti perbedaan antara Simple Present, Present Continuous, Present Perfect, Past Perfect, dan seterusnya.
- Pahami kapan harus menggunakan masing-masing tenses.
- Studi Kasus Singkat: Seringkali, kalimat akan menggunakan dua klausa dengan tenses yang berbeda, misalnya “She had finished her homework before she went to bed.” Mengerti bahwa Past Perfect mendahului Simple Past di sini sangat penting.
b. Subjek-Verb Agreement
- Ini adalah aturan dasar: subjek tunggal berpasangan dengan kata kerja tunggal, subjek jamak dengan kata kerja jamak.
- Kesalahan sering terjadi saat ada frasa atau klausa yang memisahkan subjek dan kata kerja, membuat Anda terkecoh.
- Contoh: “The list of names is very long.” (Bukan “are” meskipun ada “names” di dekatnya).
c. Structure Paralelisme
- Ketika Anda membuat daftar atau menghubungkan elemen serupa dalam kalimat, mereka harus memiliki bentuk gramatikal yang sama.
- Misalnya, “She likes running, swimming, and hiking.” (Bukan “to run, swimming, and hike”).
d. Penggunaan Pronoun (Kata Ganti)
- Pastikan pronoun yang Anda gunakan memiliki referensi yang jelas dan sesuai dengan jumlah (tunggal/jamak) serta kasus (subjektif/objektif/posesif) dari kata benda yang digantikannya.
- Hindari kesalahan seperti “Everyone must bring their own lunch” (seharusnya “his or her” atau “their” jika konteksnya lebih informal, tapi dalam konteks formal dan tes, perlu diperhatikan).
3. Latih Kemampuan Mengidentifikasi Kesalahan Secara Sistematis
Kunci untuk sukses di bagian Error Identification adalah mengembangkan “mata elang” untuk melihat kesalahan yang tersembunyi. Ini bukan bakat, tapi keterampilan yang bisa dilatih.
a. Fokus pada Kata-kata Kunci dan Area Rawan Kesalahan
- Saat Anda melihat kalimat, biasakan diri Anda untuk mencari indikator tenses (seperti ‘yesterday’, ‘since 2000’, ‘by the time’), preposisi (‘in’, ‘on’, ‘at’), atau pronoun (‘it’, ‘they’, ‘which’).
- Ini adalah titik-titik di mana kesalahan paling sering disisipkan.
b. Baca Kalimat Secara Keseluruhan, Lalu Periksa Per Bagian
- Jangan langsung melompat ke kata yang digarisbawahi. Baca kalimat lengkapnya terlebih dahulu untuk memahami konteks dan maknanya secara umum.
- Setelah itu, baru periksa setiap bagian yang digarisbawahi satu per satu, sambil bertanya: “Apakah ini benar secara grammar?”
- Analogi: Seperti memeriksa sebuah mesin. Anda dengarkan dulu suaranya secara keseluruhan, lalu baru Anda periksa setiap komponen baut dan mur apakah ada yang longgar atau tidak pas.
4. Perkaya Kosakata dan Pahami Kolokasi (Pasangan Kata)
Meskipun ini bukan tes kosakata murni, pemahaman yang baik tentang kosakata dan bagaimana kata-kata sering digunakan bersama (kolokasi) akan sangat membantu.
Terkadang, kesalahan grammar bisa tersamarkan oleh pilihan kata yang tidak tepat, bukan hanya struktur kalimatnya.
a. Kenali Perbedaan Kata-kata yang Mirip
- Misalnya, ‘affect’ (verb) vs. ‘effect’ (noun). Atau ‘advice’ (uncountable noun) vs. ‘advise’ (verb).
- Kesalahan seperti ini sering muncul di soal Error Identification.
b. Pelajari Frasa dan Idiom Umum
- Beberapa soal mungkin menguji pemahaman Anda tentang frasa tertentu yang memiliki makna khusus.
- Meskipun tidak sebanyak di bagian Reading, memiliki bank frasa akan mempercepat pemahaman Anda terhadap kalimat.
5. Latih Pemahaman Sentence Structure dan Cohesion
Bagian Structure/Grammar bukan hanya tentang aturan per kalimat, tapi juga bagaimana kalimat-kalimat itu terhubung satu sama lain.
Terutama di soal sentence completion, Anda perlu memilih opsi yang tidak hanya benar secara grammar, tapi juga menciptakan kalimat yang mengalir logis.
a. Pahami Klausa Independen dan Dependen
- Klausa independen bisa berdiri sendiri sebagai kalimat. Klausa dependen tidak bisa.
- Pahami cara menghubungkan keduanya menggunakan konjungsi (e.g., ‘because’, ‘although’, ‘while’, ‘when’, ‘which’, ‘who’).
- Skenario: Jika Anda memiliki dua klausa independen, Anda tidak bisa hanya menyatukannya dengan koma (comma splice); Anda membutuhkan konjungsi koordinatif (FANBOYS) atau titik koma.
b. Penggunaan Preposisi yang Tepat
- Preposisi adalah kata kecil yang seringkali diabaikan tapi bisa mengubah makna kalimat secara drastis.
- Perbedaan antara “arrive at the airport” dan “arrive in New York” adalah contoh sederhana. Pelajari preposisi yang sering berpasangan dengan kata kerja atau kata benda tertentu.
6. Manfaatkan Sumber Belajar yang Tepat dan Lakukan Latihan Intensif
Teori tanpa praktik hanyalah angan-angan. Untuk melihat peningkatan skor, Anda harus aktif berlatih menggunakan materi yang relevan.
a. Buku Referensi Grammar TOEFL
- Banyak buku khusus yang menyediakan penjelasan grammar yang relevan dengan TOEFL dan dilengkapi dengan soal latihan.
- Carilah buku dari penerbit terkemuka seperti Longman, Barron’s, atau Kaplan.
b. Latihan Soal dari Tes Sebelumnya (Past Papers)
- Ini adalah harta karun terbaik. Mengerjakan soal-soal dari tes TOEFL sebelumnya akan membiasakan Anda dengan gaya dan tingkat kesulitan soal yang sesungguhnya.
- Perhatikan pola kesalahan yang sering Anda lakukan.
c. Aplikasi atau Website Belajar Grammar Online
- Ada banyak sumber daya gratis maupun berbayar yang menawarkan latihan interaktif dan penjelasan grammar.
- Gunakan Duolingo, Grammarly blog, atau situs-situs khusus TOEFL untuk variasi latihan.
7. Tinjau Kesalahan Anda Secara Menyeluruh
Mengerjakan latihan saja tidak cukup. Momen belajar yang sebenarnya terjadi saat Anda meninjau jawaban dan memahami mengapa sebuah jawaban salah atau benar.
a. Buat Jurnal Kesalahan
- Setiap kali Anda membuat kesalahan, tuliskan kalimat aslinya, jawaban Anda, jawaban yang benar, dan penjelasan mengapa itu salah dan mengapa jawaban yang benar itu tepat.
- Ini akan membantu Anda mengidentifikasi pola kesalahan Anda sendiri dan memperbaikinya.
b. Jangan Takut Mengulang Materi
- Jika Anda terus-menerus salah di topik yang sama (misalnya, penggunaan artikel ‘a/an/the’), jangan ragu untuk kembali ke bab tersebut dan pelajari lagi.
- Pengulangan adalah kunci penguasaan.
Tips Praktis Menerapkan Cara Meningkatkan Skor Structure/Grammar TOEFL
Agar perjalanan belajar Anda lebih efektif, terapkan tips-tips berikut:
- Alokasikan Waktu Khusus: Sisihkan minimal 30-60 menit setiap hari untuk fokus pada grammar. Konsistensi lebih penting daripada belajar maraton di akhir pekan.
- Baca Materi Bahasa Inggris Setiap Hari: Baca berita, artikel, atau buku berbahasa Inggris. Perhatikan bagaimana kalimat disusun dan bagaimana grammar digunakan dalam konteks nyata.
- Minta Feedback: Jika memungkinkan, minta teman atau mentor yang lebih mahir untuk memeriksa latihan menulis Anda dan memberikan masukan terkait grammar.
- Gunakan Flashcards: Buat flashcards untuk aturan grammar yang sulit diingat atau pengecualian.
- Buat Peta Pikiran (Mind Map): Untuk topik grammar yang kompleks seperti tenses atau penggunaan konjungsi, buat mind map agar lebih mudah memvisualisasikan hubungannya.
- Simulasi Tes Penuh: Sesekali, kerjakan bagian Structure/Grammar dalam kondisi simulasi tes sesungguhnya (dengan batasan waktu) untuk melatih manajemen waktu dan ketahanan Anda.
FAQ Seputar Cara Meningkatkan Skor Structure/Grammar TOEFL
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk meningkatkan skor Structure/Grammar?
Waktu yang dibutuhkan bervariasi tergantung pada tingkat dasar Anda dan intensitas belajar. Namun, dengan dedikasi 1-2 jam per hari, Anda mungkin bisa melihat peningkatan signifikan dalam 2-4 bulan. Konsistensi adalah kuncinya.
Apakah hanya belajar grammar saja cukup untuk skor TOEFL yang tinggi?
Belajar grammar saja tidak cukup. Meskipun esensial untuk bagian Structure, Anda juga perlu melatih Reading, Listening, dan untuk iBT, Writing serta Speaking. Grammar adalah fondasi, tapi bangunan skor tinggi membutuhkan semua komponen.
Sumber belajar grammar apa yang paling efektif untuk persiapan TOEFL?
Kombinasi terbaik adalah buku-buku persiapan TOEFL yang berfokus pada grammar (misalnya dari Longman atau Barron’s), ditambah dengan latihan soal dari past papers resmi. Website atau aplikasi belajar grammar interaktif juga sangat membantu untuk variasi.
Saya sudah cukup mengerti grammar, tapi sering salah di soal Error Identification. Apa yang harus saya lakukan?
Ini umum terjadi! Fokus Anda harus bergeser dari “memahami aturan” menjadi “mengidentifikasi pelanggaran aturan”. Latih diri Anda untuk mencari kesalahan-kesalahan umum yang sering muncul (subjek-verb agreement, parallelism, penggunaan tenses yang tidak konsisten, pronoun reference, preposisi yang salah). Buat jurnal kesalahan dan tinjau berulang kali.
Bagaimana jika saya tidak punya banyak waktu untuk belajar?
Jika waktu terbatas, prioritaskan area grammar yang paling sering diuji dan di mana Anda paling lemah. Manfaatkan waktu luang singkat (misalnya saat perjalanan) untuk membaca ringkasan aturan grammar atau mengerjakan beberapa soal latihan cepat. Kualitas waktu belajar lebih penting daripada kuantitas.
Kesimpulan
Meningkatkan skor Structure/Grammar TOEFL memang membutuhkan usaha dan dedikasi. Namun, ini adalah investasi berharga yang akan membuka banyak pintu kesempatan bagi Anda.
Dengan memahami format soal, membangun fondasi grammar yang kuat, berlatih secara sistematis, dan menganalisis setiap kesalahan, Anda akan selangkah lebih dekat untuk mencapai target skor Anda.
Ingatlah, setiap kesalahan adalah peluang untuk belajar dan setiap latihan membawa Anda lebih dekat pada penguasaan. Jangan tunda lagi! Mulailah menerapkan strategi ini hari ini, dan saksikan sendiri bagaimana kemampuan dan kepercayaan diri Anda terus bertumbuh.




