Apakah Anda merasa frustrasi setiap kali berhadapan dengan bagian Listening di tes TOEFL iBT? Seolah-olah setiap percakapan atau kuliah dalam rekaman audio berjalan terlalu cepat, penuh dengan aksen yang sulit dipahami, dan pertanyaan-pertanyaannya terasa menjebak?
Anda tidak sendiri. Banyak sekali calon peserta TOEFL yang menganggap bagian Listening sebagai salah satu tantangan terbesar. Namun, saya di sini untuk meyakinkan Anda bahwa meningkatkan skor Listening TOEFL bukanlah misi yang mustahil. Dengan strategi yang tepat dan latihan yang konsisten, Anda pasti bisa mencapai skor yang Anda impikan.
Mari kita selami bersama langkah-langkah praktis dan mendalam mengenai Cara meningkatkan skor Listening TOEFL. Bersiaplah untuk mendapatkan solusi yang akan mengubah cara pandang Anda terhadap bagian ini dan membawa Anda lebih dekat pada keberhasilan.
1. Pahami Struktur dan Tipe Soal Listening TOEFL
Langkah pertama dalam menaklukkan bagian Listening adalah dengan benar-benar memahami apa yang akan Anda hadapi. Ini bukan sekadar mendengarkan bahasa Inggris biasa, melainkan mendengarkan dalam konteks akademik dan percakapan kampus.
Bagian Listening TOEFL terdiri dari dua jenis rekaman utama: kuliah (lectures) dan percakapan (conversations). Kuliah biasanya lebih panjang dan kompleks, seringkali mencakup terminologi akademik, sementara percakapan lebih santai namun tetap dengan tujuan spesifik.
Apa yang Harus Anda Dengarkan?
- Ide Utama (Main Idea): Kemampuan untuk mengidentifikasi topik sentral dan tujuan pembicara.
- Detail Penting (Key Details): Mendengarkan fakta, contoh, dan penjelasan spesifik.
- Fungsi Pembicaraan (Function): Memahami mengapa pembicara mengatakan sesuatu (misalnya, untuk menyanggah, menjelaskan, atau memberi contoh).
- Sikap Pembicara (Attitude/Stance): Mengidentifikasi perasaan atau opini pembicara terhadap suatu topik.
- Organisasi Informasi (Organization): Bagaimana informasi disajikan (kronologis, sebab-akibat, perbandingan).
- Inferensi (Inference): Menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat.
Dengan mengetahui jenis-jenis informasi ini, Anda bisa melatih telinga Anda untuk fokus pada hal-hal yang relevan, bukan hanya sekadar mendengar suara.
2. Bangun Pondasi Kosakata dan Kuasai Aksen
Seringkali, kesulitan dalam Listening bukan hanya karena kecepatan bicara, tetapi karena kurangnya pemahaman kosakata atau tidak terbiasa dengan aksen tertentu. Bagian ini adalah tentang memperkuat dasar-dasar tersebut.
TOEFL menggunakan bahasa Inggris standar Amerika Utara. Namun, beberapa rekaman juga bisa menampilkan aksen lain, meskipun tidak dominan. Penting untuk membiasakan diri dengan berbagai aksen, terutama aksen Amerika Utara.
Perkaya Kosakata Akademik Anda
- Daftar Kata Akademik: Ada banyak daftar kata akademik yang umum muncul di TOEFL (misalnya, Academic Word List). Pelajari kata-kata ini dalam konteks.
- Flashcards: Buat flashcards untuk kata-kata baru, sertakan definisi, sinonim, dan contoh kalimat.
- Baca Materi Akademik: Biasakan diri membaca jurnal, artikel ilmiah, atau buku teks berbahasa Inggris yang relevan dengan berbagai disiplin ilmu (biologi, sejarah, seni, psikologi, dll.). Ini akan memperluas kosakata Anda sekaligus memberikan konteks.
Biasakan Diri dengan Aksen
Dengarkan berbagai materi audio berbahasa Inggris, terutama dari penutur asli Amerika Utara. Contohnya, tonton film dan serial TV Amerika tanpa subtitle, dengarkan podcast dari stasiun radio Amerika, atau tonton kuliah daring dari universitas di AS.
Misalnya, jika Anda merasa kesulitan memahami percakapan yang cepat, coba dengarkan podcast atau berita dengan transkrip. Dengarkan sekali tanpa melihat transkrip, lalu dengarkan lagi sambil membaca transkrip untuk mengidentifikasi kata-kata yang terlewat atau terdengar berbeda.
3. Latihan Mendengar Aktif (Active Listening) dan Mencatat Efektif
Mendengarkan pasif, seperti saat mendengarkan musik di latar belakang, tidak akan cukup untuk TOEFL. Anda perlu melatih diri untuk mendengarkan secara aktif—mendengarkan dengan tujuan untuk memahami dan mengingat informasi.
Selain itu, kemampuan mencatat saat mendengarkan adalah keterampilan krusial yang bisa sangat meningkatkan skor Anda. Anda tidak boleh melewatkan informasi penting karena sibuk menulis semua yang Anda dengar.
Teknik Mendengar Aktif
- Prediksi: Sebelum rekaman dimulai, lihat sekilas pertanyaan (jika ada) atau judul untuk memprediksi topik dan jenis informasi yang mungkin muncul.
- Identifikasi Ide Utama: Fokus pada kalimat topik dan frasa yang diulang.
- Cari Kata Kunci (Keywords): Perhatikan kata-kata sinyal seperti “however,” “therefore,” “for example,” “in conclusion” yang menunjukkan hubungan antar ide.
- Visualisasikan: Bayangkan apa yang sedang dijelaskan oleh pembicara. Ini membantu dalam memproses dan mengingat informasi.
Strategi Mencatat Efektif
Catatan Anda harus singkat, terstruktur, dan mudah dipahami. Ingat, Anda punya waktu terbatas untuk mencatat.
- Gunakan Singkatan & Simbol: Kembangkan sistem singkatan pribadi Anda (misalnya, “btw” untuk “between,” “&” untuk “and,” panah untuk menunjukkan sebab-akibat).
- Peta Pikiran (Mind Map) atau Garis Besar (Outline): Strukturkan catatan Anda. Untuk kuliah, Anda bisa mencatat ide utama di tengah, lalu cabang-cabang untuk detail dan contoh. Untuk percakapan, catat siapa yang berbicara dan poin utamanya.
- Fokus pada Ide Utama & Detail Penting: Jangan mencoba menulis setiap kata. Catat nama, tanggal, angka, definisi, dan poin-poin kunci yang mungkin menjadi inti pertanyaan.
- Jangan Terlalu Banyak Menulis: Ingat, tujuan utama adalah mendengarkan. Menulis terlalu banyak akan mengalihkan fokus Anda.
Bayangkan Anda sedang mendengarkan kuliah tentang siklus air. Daripada menulis “Air menguap dari permukaan bumi dan naik ke atmosfer,” cukup tulis “Air menguap ↑ atmosfer.” Ini jauh lebih efisien.
4. Strategi Menjawab Soal Selama Ujian
Mendengarkan dan memahami saja tidak cukup, Anda juga harus mampu menjawab pertanyaan dengan benar dalam batas waktu yang ditentukan. Ada beberapa strategi yang bisa Anda terapkan.
Manajemen Waktu yang Cerdas
- Baca Pertanyaan dengan Cepat: Setelah rekaman selesai, Anda akan melihat pertanyaan. Baca cepat untuk memahami apa yang diminta.
- Eliminasi Jawaban yang Jelas Salah: Seringkali ada pilihan jawaban yang secara terang-terangan tidak relevan atau bertentangan dengan apa yang Anda dengar. Singkirkan pilihan-pilihan ini terlebih dahulu.
- Gunakan Catatan Anda: Catatan yang efektif akan sangat membantu Anda dalam mengingat detail dan ide utama yang relevan dengan pertanyaan.
Tanggapi Jenis Pertanyaan Khusus
- Pertanyaan “Main Idea”: Cari jawaban yang paling komprehensif dan mencakup keseluruhan topik, bukan hanya satu detail kecil.
- Pertanyaan “Detail”: Merujuk pada catatan Anda untuk menemukan fakta spesifik. Jika tidak ada di catatan, coba ingat kembali momen tersebut dalam rekaman.
- Pertanyaan “Inferensi”: Jawaban untuk jenis soal ini tidak akan disebutkan secara langsung. Anda harus menarik kesimpulan logis berdasarkan informasi yang diberikan.
- Pertanyaan “Function”: Perhatikan frasa atau intonasi pembicara yang menunjukkan maksud di balik ucapannya.
Sebagai contoh, jika Anda mendengar seorang profesor mengatakan “Now, let’s turn our attention to the implications of this theory,” Anda tahu bahwa setelah itu akan dibahas dampak atau konsekuensi, dan Anda bisa bersiap untuk mencatat poin-poin tersebut.
5. Manfaatkan Sumber Daya Audio Otentik
Untuk benar-benar terbiasa dengan ritme, kecepatan, dan kompleksitas bahasa Inggris dalam konteks akademik dan percakapan nyata, Anda perlu eksposur yang maksimal terhadap materi audio otentik.
Ini bukan hanya tentang latihan soal TOEFL. Ini tentang merendam diri Anda dalam bahasa tersebut.
Contoh Sumber Daya Otentik
- Podcast Pendidikan: Dengarkan podcast dari NPR, BBC, atau podcast khusus pendidikan seperti “TED Talks Daily,” “Stuff You Should Know,” atau “Lore.” Pilih topik yang menarik bagi Anda agar tetap termotivasi.
- Kuliah Online (MOOCs): Platform seperti Coursera, edX, atau Khan Academy menawarkan ribuan kuliah gratis dari universitas-universitas terkemuka. Dengarkan kuliah-kuliah ini, coba buat catatan, dan identifikasi ide-ide utamanya.
- Berita Internasional: Dengarkan berita dari CNN, BBC, atau New York Times. Mereka sering memiliki segmen audio atau video yang bisa Anda dengarkan.
- Film dan Serial TV: Tonton dengan subtitle bahasa Inggris terlebih dahulu, lalu coba tanpa subtitle. Fokus pada dialog, bukan hanya plotnya.
Mulailah dengan materi yang sedikit lebih mudah, lalu secara bertahap tingkatkan tingkat kesulitannya. Intinya adalah membuat proses belajar ini menyenangkan dan relevan dengan minat Anda.
6. Analisis Kesalahan dan Evaluasi Diri
Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan siswa adalah hanya melihat skor akhir dan beralih ke latihan berikutnya. Padahal, analisis kesalahan adalah kunci untuk pertumbuhan yang signifikan.
Setiap kesalahan adalah kesempatan emas untuk belajar. Ini bukan tentang menghukum diri sendiri, melainkan tentang memahami akar masalahnya.
Proses Analisis Kesalahan
- Identifikasi Tipe Kesalahan: Apakah Anda sering salah di pertanyaan “main idea”? Atau detail spesifik? Atau mungkin pertanyaan inferensi?
- Kembali ke Rekaman: Dengarkan kembali bagian yang membuat Anda salah.
- Cek Transkrip: Jika tersedia, baca transkrip dari bagian yang salah. Apakah ada kata yang tidak Anda pahami? Apakah ada frasa idiomatis?
- Pahami Mengapa Salah: Apakah Anda salah karena:
- Tidak memahami kosakata kunci?
- Melewatkan informasi penting?
- Salah memahami aksen atau kecepatan bicara?
- Terdistraksi atau kehilangan fokus?
- Salah menafsirkan pertanyaan?
- Perbaiki Strategi: Setelah mengetahui akar masalahnya, Anda bisa menyesuaikan strategi Anda. Jika sering melewatkan detail, mungkin Anda perlu lebih fokus pada teknik pencatatan.
Misalnya, jika Anda terus-menerus salah memahami tanggal atau angka, Anda tahu bahwa Anda perlu lebih fokus saat pembicara menyebutkan informasi numerik dan mencatatnya dengan cepat.
7. Konsistensi adalah Kunci
Seperti halnya keterampilan lainnya, peningkatan skor Listening TOEFL membutuhkan waktu dan dedikasi. Tidak ada jalan pintas yang instan. Konsistensi adalah mantra yang harus Anda pegang teguh.
Lebih baik berlatih 30 menit setiap hari daripada 3 jam seminggu sekali. Latihan yang teratur akan menjaga telinga Anda tetap terbiasa dengan bahasa Inggris dan otak Anda tetap tajam dalam memproses informasi.
Bagaimana Membangun Konsistensi?
- Jadwalkan Waktu Latihan: Alokasikan waktu khusus setiap hari atau beberapa kali seminggu untuk latihan Listening. Perlakukan seperti janji penting yang tidak boleh dibatalkan.
- Variasi Latihan: Jangan hanya terpaku pada satu jenis latihan. Kombinasikan mendengarkan materi otentik, latihan soal, dan analisis kesalahan.
- Tetapkan Tujuan Kecil: Daripada hanya “ingin skor tinggi,” tetapkan tujuan seperti “minggu ini saya akan menyelesaikan dua set latihan Listening dan menganalisis semua kesalahan saya.”
- Gabungkan dengan Rutinitas Harian: Dengarkan podcast saat perjalanan, berita saat sarapan, atau kuliah daring saat berolahraga.
Perjalanan meningkatkan skor Listening TOEFL adalah maraton, bukan sprint. Dengan ketekunan, Anda akan melihat peningkatan yang signifikan seiring waktu.
Tips Praktis Menerapkan Cara Meningkatkan Skor Listening TOEFL
Berikut adalah rangkuman tips yang bisa Anda terapkan segera:
- Mulailah Hari dengan Audio Bahasa Inggris: Jadikan kebiasaan mendengarkan berita atau podcast berbahasa Inggris sebagai bagian dari rutinitas pagi Anda.
- Gunakan Aplikasi Kamus dengan Fitur Audio: Ketika menemukan kosakata baru, dengarkan cara pengucapannya untuk melatih telinga Anda sekaligus.
- Simulasikan Ujian Secara Penuh: Sesekali, lakukan latihan Listening TOEFL dalam kondisi ujian yang sebenarnya (tanpa gangguan, waktu terbatas) untuk melatih daya tahan dan fokus.
- Bergabunglah dengan Kelompok Belajar: Diskusi dengan teman mengenai apa yang Anda dengar bisa meningkatkan pemahaman dan membantu Anda melihat sudut pandang lain.
- Rekam Diri Anda: Coba rekam suara Anda saat menyimpulkan apa yang baru saja Anda dengar. Ini melatih kemampuan merangkum dan mengutarakan kembali informasi.
- Istirahat Cukup: Otak yang lelah akan kesulitan memproses informasi auditori. Pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup, terutama menjelang ujian.
FAQ Seputar Cara Meningkatkan Skor Listening TOEFL
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk meningkatkan skor Listening TOEFL secara signifikan?
Waktu yang dibutuhkan bervariasi tergantung pada level awal Anda, intensitas latihan, dan konsistensi. Secara umum, dengan latihan terfokus dan konsisten setidaknya 1-2 jam per hari, Anda bisa melihat peningkatan signifikan dalam 2-4 bulan. Namun, ini bisa lebih cepat atau lebih lama bagi setiap individu.
Apakah saya perlu memahami setiap kata yang diucapkan untuk mendapatkan skor tinggi?
Tidak perlu. Sebagian besar materi di TOEFL Listening dirancang untuk menguji pemahaman ide utama, detail kunci, dan inferensi, bukan setiap kata. Fokuslah pada konteks, kata kunci, dan struktur informasi. Keterampilan ini sering disebut sebagai “gist listening” dan “listening for details.”
Bagaimana jika saya panik dan kehilangan fokus saat mendengarkan?
Ini adalah masalah umum. Latihan meditasi singkat atau teknik pernapasan dalam dapat membantu. Sebelum memulai sesi Listening, luangkan waktu sebentar untuk mengambil napas dalam-dalam. Selama mendengarkan, jika Anda merasa kehilangan fokus, akui saja dan segera arahkan kembali perhatian Anda. Jangan terpaku pada bagian yang terlewat; fokus pada apa yang sedang diucapkan saat itu. Semakin sering Anda berlatih dalam kondisi yang mirip ujian, semakin baik Anda akan mengelola stres.
Apakah ada aplikasi atau situs web tertentu yang direkomendasikan untuk latihan?
Tentu. Selain materi resmi ETS (pembuat TOEFL) seperti TOEFL iBT Official Guide, Anda bisa menggunakan platform seperti YouTube (cari “TOEFL Listening practice”), podcast pendidikan (NPR, BBC, TED Talks), Coursera/edX untuk kuliah otentik, atau situs berita seperti VOA Learning English yang dirancang untuk pembelajar bahasa Inggris.
Apakah menonton film berbahasa Inggris tanpa subtitle membantu?
Sangat membantu! Ini adalah cara yang menyenangkan dan efektif untuk melatih telinga Anda dengan aksen, intonasi, dan kosakata bahasa Inggris dalam konteks percakapan sehari-hari. Mulailah dengan subtitle bahasa Inggris, lalu secara bertahap coba tanpa subtitle. Pilih genre yang Anda sukai untuk menjaga motivasi.
Kesimpulan
Meningkatkan skor Listening TOEFL mungkin terasa seperti mendaki gunung, tetapi dengan peta jalan yang jelas dan tekad yang kuat, puncak itu akan tercapai. Ingatlah, ini bukan hanya tentang seberapa banyak Anda mendengarkan, tetapi bagaimana Anda mendengarkan.
Dengan memahami struktur ujian, membangun fondasi kosakata dan aksen, melatih mendengar aktif dan mencatat efektif, menerapkan strategi menjawab soal, memanfaatkan sumber daya otentik, menganalisis kesalahan, dan yang terpenting, konsisten, Anda akan melihat kemajuan yang luar biasa.
Jangan menunda! Mulailah hari ini dengan memilih satu strategi dari daftar di atas dan terapkan dalam latihan Anda. Ambil langkah pertama Anda menuju skor Listening TOEFL yang lebih tinggi sekarang juga. Anda lebih mampu dari yang Anda kira!




